Rabu, 10 Maret 2010

Berkawan Lagi Lewat Mimpi

#Alangkah menyenangkan bertaman denganmu malam ini teman.
Seluruh bintang menyaksikan kegembiraan kita, mereka bertepuk tangan untukmu.
Bulan melantunkan lagu-lagu rindu.
Ketika aku meninggalkanmu di kamar tidurmu setelah seharian kita berpetualang dalam kisah yang berjudul bahagia.

*Ya, Berpetualang dalam kisah canda tawa.
Seperti hijau. Aku biru dan kau kuning.

#Atau seperti pantai itu.
Ada ombak juga pasir, mereka saling sapa dan menjaga.

*Lantas, Apakah kini kita hanya bisa berandai-andai kawan.
Memikirkan banyak kisah lalu.

#Benar sekali.
Kisah itu sebagai goresan dari kenangan kita.
Sesungguhnya apa yang kita hadapi sekarang ini sebuah dilema yang membuat tubuh jungkir balik.
Sebab mimpi itu jaraknya berkilo-kilo meter dari sini.
Mimpi yang seharusnya menjadi jalan kita untuk kembali bermain bersama.

*Namun selayaknya kita tetap bersyukur.
Sebab kita masih memiliki mimpi sebagai ruang untuk kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar